Moda Transportasi dari Terminal Bis Kuching ke Berbagai Kota di Sarawak

Kalau kita hendak jalan-jalan dari Indonesia, ke Sarawak Malaysia, maka yang terpikir pertama kali di antaranya; moda transportasi apa yang akan digunakan.. 🙂

Kalau dari Pontianak ke Kuching bisa menggunakan bis, atau pesawat. Bis DAMRI ada juga, atau bis-bisa lain yang perusahaannya milik orang Malaysia juga tak kalah banyaknya.

Kalau kita jalan-jalan dengan menggunakan jasa pesawat, maka jalur yang bisa ditempuh jika dari Pontianak, yaitu dari Bandar udara SUPADIO, Pontianak (PNK) menuju Bandar Udara Kuching, Sarawak. Ongkosnya pun tidak begitu mahal. Contoh kasus saya biasa Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Mampir Dulu ke Masjid.. :)

Bismillah.., ku berangkat..

Hari itu, ku menyengajakan diri untuk mampir ke Masjid di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Nama masjidnya Cut Mutia. Atau biasa disingkat “MCM”, Masjid Cut Mutia.

Ternyata, di dalam masjid itu terdapat pengajian, dengan ustadz yang berwajah berseri-seri, penuh optimis. Keadaan itu Baca pos ini lebih lanjut

Sarawak dalam Coretan Tinta

Sarawak merupakan bagian dari Kerajaan Malaysia. Di Sarawak ini didiami beragam suku. Penulis mencoba mengumpulkan informasi tentang suku-suku yang ada di Sarawak dengan cara wawancara pada penduduk Sarawak. Dari hasil wawancara Baca pos ini lebih lanjut

BACA TANDA

Menarik untuk diamati:

http://bacatanda.blogspot.com/2008/06/simbol-simbol-masonik-simbol-konspirasi.html

http://www.youtube.com/watch?v=SIrnVB02kQU&feature=related

http://bacatanda.blogspot.com/

Hmm.., begitu ya…

Beberapa Strategi Sun Tzu

Dalam meraih sukses kita tidak bisa menampikan sejarah begitu saja. Begitu juga sejarah yang menceritakan tentang Sun Tzu. Strategi Sun Tzu secara ringkas di:

http://lifehacks.web.id/11-strategi-sun-tzu-dalam-karir

http://id.shvoong.com/books/1877906-101-intisari-seni-perang-sun/

http://id.wikipedia.org/wiki/Sun_Zi

http://id.wikipedia.org/wiki/36_Strategi

http://id.wikipedia.org/wiki/Sun_Zi_Bingfa

http://muhamadikhsan.multiply.com/journal/item/56/Sun_Tzu_The_Art_of_War?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

selamat membaca.. 🙂

 

Padat Jakarta

Kaki berganti berayun-berayun

Kaki mengajakku melintas lorong-lorong

Padat, pengap.., itulah lorong pekumuhan Ibu Kota

Kaki ku mendarat di Jakarta

Jika pagi mulai menyapa, Deruman kendara bertambah di jalan yang raya

Jika senja datang menyapa, Deruman kembali raya di Jalan Ibu Kota

***

Laskar-laskar pejuang keluarga beraksi di sana-sini

Laskar bersenjatakan karung dan pengait besi

Laskar berpeluh dari hari berseri sampai hari pucat pasi

Laskar itu.., kadang tak cukup bekal untuk beli nasi

***

Memang, Jakarta bagi sebagian orang adalah “keramaian”

Tapi separuh orang  menilai “Jakarta memilukan”

Bahkan, segelintir orang menilai “Jakarta adalah kesunyian”

Ramai, pilu, sunyi; adalah suatu perhiasan

Si Bohong, si Jujur, si Kaya, atau si Miskin; suka perhiasan

***

Bajay, taksi, metromini, kopaja..; Pencuci mata-mata kami di kala waktu keluar kerja tiba

Tak ada kerbau melintas, tak ada petani memikul cangkul di sini

Ah.., mungkin Jakarta; lain dulu, lain sekarang, dan lain di masa yang akan datang

Saat ini, orang kaya tak peduli dengan si Miskin

Saat ini, orang miskinpun tak berani mendekati si Kaya

Meski Jakarta padat dengan beragam hal tapi ku mau menunggu Jakarta lengang

(Rudi, di Menteng-Jakpus, 18 Januari 2012)

BAHASA ARAB YANG DIPAKAI KETIKA KHUTBAH

Sering kita kebingungan, kalau diminta mengisi khutbah, dan kebetulan kondisinya jauh ke toko buku. Dan alih-alih kita tidak membawa buku buku khutbah. Keadaan ini menjadi sulit, terutama untuk persiapan khutbah yang harus (wajib) berbahasa arab. Bahasa arab dalam khutbah biasanya diperlukan untuk pembuka dalam khutbah pertama, penutup dalam khutbah Baca pos ini lebih lanjut

IBU, KAPAN KITA KE MALL BARENG..?

Waktu itu, langit Jakarta mulai meredup, maklum hari terus bergerak menuju sore hari. Tepatnya kalau diukur memakai waktu adzan yang suka berkumandang di masjid, seperti di Masjid An Nur, Kali Pasir Menteng, kira-kira waktu mau menjelang asyar. Tepat waktu itu juga, seonggok daging bernyawa, tengah merenung di bilik kontrakan. Kebetulan waktu itu pekerjaan dia di kantor telah usai. Waktu kerja dia ternyata hari itu hanya sampai pukul 12 siang. Selepas waktu itu, dia Baca pos ini lebih lanjut

CARA MEMAKAI SANDAL JEPIT

Sandals

Sandals (Photo credit: grooble)

Hehe.., perlu gak ya? Tak apa, ku rasa bermanfaat.

Teringat dulu, ada seorang teman kuliah. Kalau jalan itu dengan alas kaki sandal atau sepatu, pasti terdengar “srok..!, srook..!, srook..!”, berisik sekali. Dan ketika ku amati, ternyata boros sekali alas kaki dia, terutama di bagian alas bawahnya. Mudah habis, karena memakainya dengan cara digosok-gosokan ke jalan yang dia lalui. Tak peduli jalan yang dia lalui itu Baca pos ini lebih lanjut

MENGHEMAT UANG KULIAH DENGAN CARA MENGGUNAKAN KERTAS LAIN UNTUK MEMBUAT CATATAN

Ah.., sambil menunggu hujan mendingan bikin tulisan. Semoga bermanfaat…

Hehe.., teringat masa akhir-akhir kuliah dulu. Akhir kuliah yaitu dari semester 5, 6, 7, dan 8. Pada waktu-waktu itu saya biasa mencari dan mengumpulkan kertas HVS yang tidak dipakai lagi, untuk catatan kulaih sehari-hari. Biasanya kertas HVS itu dihasilkan dari kegagalan

Books

Books (Photo credit: henry…)

fotokopi. Misal: ketika membuat draft skripsi ke dosen, dan draft itu sudah diperiksa, total Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: