MENGHEMAT UANG KULIAH DENGAN CARA MENGGUNAKAN KERTAS LAIN UNTUK MEMBUAT CATATAN

Ah.., sambil menunggu hujan mendingan bikin tulisan. Semoga bermanfaat…

Hehe.., teringat masa akhir-akhir kuliah dulu. Akhir kuliah yaitu dari semester 5, 6, 7, dan 8. Pada waktu-waktu itu saya biasa mencari dan mengumpulkan kertas HVS yang tidak dipakai lagi, untuk catatan kulaih sehari-hari. Biasanya kertas HVS itu dihasilkan dari kegagalan

Books

Books (Photo credit: henry…)

fotokopi. Misal: ketika membuat draft skripsi ke dosen, dan draft itu sudah diperiksa, total kertas bekas draft itu, bagian halaman sebaliknya masih utuh, belum ada tulisan, dan masih bersih. Kertas untuk skripsi biasanya A4. Nah, kertas A4 itu saya bagi dua dengan cara memotong secara melintang dibagian sisi panjang dari kertas itu. Alhasil, dari sebuah kertas HVS A4 bisa diperoleh dua halaman kertas yang masih bersih. Kemudian potongan-potongan kertas itu dijepit menjadi satu. Jadilah buku catatan pelajaran selama kuliah.

Sebenarnya kertas-kertas bekas itu bisa juga diperoleh di tukang fotokopi. Atau juga bisa diperoleh dari kamar kontrakan teman. Dengan cara diminta tentunya, bukan dicolong.., hehe.. Kertas bekas itu bisa diperoleh dengan mudah dari teman yang karakter orangnya tidak suka mengkoleksi slide-slide yang sudah diprint out. Contoh kasus, biasanya ada beberapa mahasiswa yang suka mengumpulkan print out mata kuliah dari dosen untuk dijadikan arsip pelajaran –seperti penulis.., hehe, ada juga mahasiswa yang tak suka untuk mengoleksi print out slide dari mata kuliah yang telah berlalu. Nah, untuk mahasiswa tipe kedua itu dan kebetulan itu teman kita, bisa diminta tu slide matakuliahnya untuk dijadikan buku catatan pelajaran.

Buku caatatan pelajaran kuliah, meski dibuat dari kertas bekas akan tetap rapi. Halaman paling utama ditempeli kertas yang lebih tebal, missal karton, jadi buku catatan dari kertas bekas itu tidak mudah keriting.

Nah, dari penghematan sekecil itu, duit penghematan itu bisa dipakai untuk menutupi kebutuhan kita selama kuliah. Kebutuhan tersebut seperti: menyantuni fakir miskin, kebutuhan jalan-jalan selama liburan, kebutuhan buku bacaan, dan kebutuhan lainnya.

Selamat mencoba, mari menghemat kertas, mendaur ulang barang-barang bekas, dan tentunya mari menghemat uang.., hehe.. SUKSES..🙂

(Rudi, Kali Pasir, Menteng, Jakarta Pusat. 07 Jan 2012)

Perihal Rudi Hermawan
Ku dilahirkan di daerah terpencil, jauh dari keramaian. Beberapa puluh tahun kemudian baru tahu keramaian kota. Dan dari keadaan tersebut sedikit banyak mewarnai gaya tuturku dalam tulisan. Tapi, siapapun itu orangnya yang membuat tulisan, tidak terlalu perlu untuk diperhatikan, yang perlu diperhatikan adalah isi pesan dari tulisan itu. Semoga bermanfaat.. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: