Padat Jakarta

Kaki berganti berayun-berayun

Kaki mengajakku melintas lorong-lorong

Padat, pengap.., itulah lorong pekumuhan Ibu Kota

Kaki ku mendarat di Jakarta

Jika pagi mulai menyapa, Deruman kendara bertambah di jalan yang raya

Jika senja datang menyapa, Deruman kembali raya di Jalan Ibu Kota

***

Laskar-laskar pejuang keluarga beraksi di sana-sini

Laskar bersenjatakan karung dan pengait besi

Laskar berpeluh dari hari berseri sampai hari pucat pasi

Laskar itu.., kadang tak cukup bekal untuk beli nasi

***

Memang, Jakarta bagi sebagian orang adalah “keramaian”

Tapi separuh orang  menilai “Jakarta memilukan”

Bahkan, segelintir orang menilai “Jakarta adalah kesunyian”

Ramai, pilu, sunyi; adalah suatu perhiasan

Si Bohong, si Jujur, si Kaya, atau si Miskin; suka perhiasan

***

Bajay, taksi, metromini, kopaja..; Pencuci mata-mata kami di kala waktu keluar kerja tiba

Tak ada kerbau melintas, tak ada petani memikul cangkul di sini

Ah.., mungkin Jakarta; lain dulu, lain sekarang, dan lain di masa yang akan datang

Saat ini, orang kaya tak peduli dengan si Miskin

Saat ini, orang miskinpun tak berani mendekati si Kaya

Meski Jakarta padat dengan beragam hal tapi ku mau menunggu Jakarta lengang

(Rudi, di Menteng-Jakpus, 18 Januari 2012)

Perihal Rudi Hermawan
Ku dilahirkan di daerah terpencil, jauh dari keramaian. Beberapa puluh tahun kemudian baru tahu keramaian kota. Dan dari keadaan tersebut sedikit banyak mewarnai gaya tuturku dalam tulisan. Tapi, siapapun itu orangnya yang membuat tulisan, tidak terlalu perlu untuk diperhatikan, yang perlu diperhatikan adalah isi pesan dari tulisan itu. Semoga bermanfaat.. :)

2 Responses to Padat Jakarta

  1. Merzyta mengatakan:

    selamat menikmati Jakarta ku A.. main2 lah ke #malinau😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: