APAKAH BUMI ITU DIHANCURKAN KETIKA KIAMAT?

The Earth seen from Apollo 17.

Bumi dilihat dari Apollo 17. (sumber foto: Wikipedia)

Mungkin ini merupakan pertanyaan sepele, yang mana setiap umat Muslim kadang bertanya-tanya, atau bahkan sudah berkeyakinan, bahwa hari kiamat itu adalah “hari kehancuran”; semuanya hancur. Kemudian timbul pertanyaan, “apakah semuanya hancur, termasuk bumi juga?”. Pertanyaan itu ternyata kalau ditelaah dalam al-quran, terdapat jawaban, bahwa bumi itu hanyalah “diguncangkan”, di lain kesempatan bumi “digulung”, lain kesempatan lagi bumi “dihamparkan”. Tidak lah ditemukan dalam ayat-ayat al-quran makna bumi “dihancurkan”. Kita mengetahui juga, bahwa penulisan dalam al-quran itu konsisten. Misal, kalau di beberapa ayat tidak ditemukan makna “dihancurkan”, maka dalam ayat-ayat berikutnya juga tidak aka nada makna “dihancurkan” tersebut.

Beberapa ayat al-quran yang menjelaskan bahwa bumi “tidak dihancurkan” adalah sebagai berikut:

#Tentang hari kiamat ini dijelaskan dalam al-quran surat Al-Qoriah.

#Dalam al-quran surat Al-Zalzalah: 1—8 è bumi tidak dihancurkan ketika kiamat, tetapi hanya “digoncangkan”.

#Dalam al-quran surat At-Thoha juga tidak ditemukan kata “dihancurkan”.

#Kalaupun bumi dihancurkan ketika kiamat, maka manusia yang mati dan berada di dalam kubur akan hancur juga. Kalau manusia itu hancur, maka tidak sempat dihisab.

#Bumi hanya “digoncangkan” juga dijelaskan dalam dalam al-quran surat Al-Hajj 22 (1—22).

#Al-quran surat Ibrahim 14 (48) è di Padang mahsyar bumi diganti” dengan yang lain (bukan dihancurkan)

#Makna bumi diganti, secara logika, bahwa Alloh hendak member pesan, bahwa bumi yang didamba-dambakan oleh manusia pemuja dunia, tidaklah berarti ketika yaumul hisab, tidak membantu; yang membantu hanyalah “amal”.

#Bumi tidak dihancurkan ketika kiamat, juga dijelaskan dalam al-quran surat al-waqiah.

#Bumi ketika hari kiamat itu diganti dengan bumi yang lain. Bumi yang kita pijak sekarang tidaklah dipakai lagi, kalau ada makna dalam al-quran yang menerangkan bahwa bumi itu “diganti”. Jika bumi diganti, maka secara logika memanglah masuk akal, karrena bumi yang kita pijak saat ini sangatlah sempit jika semua orang dibangkitkan, dati Orang Sejak Nabi Adam sampai orang yang lahir terakhir, maka permukaan bumi ini tidaklah mencukupi. Sehingga dengan demikian sangatlah masuk akal kalau Alloh “mengganti” bumi ini dengan bumi baru pada saat yaumul mahsyar nanti. Bumi baru itu dapat menampung manusia yang lahir sejak Nabi Adam (termasuk dia) sampai orang paling terakhir dilahirkan.

Ini hasil telaahan, bahwa dalam al-quran tidaklah ditemukan makna “dihancurkan”, hanyalah DIGONCANGKAN, DIHAMPARKAN, DIGANTI DENGAN YANG BARU. Yang dihancurkan hanyalah gunung-gunung, gedung-gedung, sehingga permukaan bumi ini rata.

Semoga dengan menelaah al-quran, keimanan kita terhadap al-quran semakin bertambah, dan kita ketahui bahwa al-quran adalah petunjujk untuk menempuh hidup, al-quran sangatlah ilmiah. Janganlah bosan-bosan mengkaji al-quran, karena tidaklah ada kata tamat mengkaji al-quran bagi seseorang, karena al-quran sebagai penuntun hidup. Kalau tamat membaca al-quran, berarti ‘penuntun hidup’ itu telah tamat juga, telah berakhir. Bagi al-quran, tidak ada kata tamat untuk menuntun hidup umat manusia yang beriman, yang keburu tamat malah umur manusia itu sendiri.

Bila ada yang menemukan makna “dihancurkan” dalam ayat-ayat al-quran, silahkan beri tahu kami, kita kaji bersama.

Waallohu a’lam bissowab.

Note: Kajian ini diperoleh dari kajian Three in One, di Masjid Cut Mutia, Gondangdia, Menteng Kecil, Jakarta Pusat, dengan pembicara Ustad Amin (maaf gelar dan alamatnya belum penulis tanyakan).

Perihal Rudi Hermawan
Ku dilahirkan di daerah terpencil, jauh dari keramaian. Beberapa puluh tahun kemudian baru tahu keramaian kota. Dan dari keadaan tersebut sedikit banyak mewarnai gaya tuturku dalam tulisan. Tapi, siapapun itu orangnya yang membuat tulisan, tidak terlalu perlu untuk diperhatikan, yang perlu diperhatikan adalah isi pesan dari tulisan itu. Semoga bermanfaat.. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: