HUKUM MEMUNGUT ANAK

Banyak di kalangan muslim yang melakukan ‘pemungutan anak’. Hal tersebut cukup beralasan juga. Ada alasan yang dominan, yaitu karena gak punya keturunan. Terdapat beberapa kesalahan dalam menetapkan status anak yang dipungut oleh si pemungut. Biasanya si pemungut itu ‘berbohong’ pada anak yang dipungutnya itu. Missal modusnya:

“Nak.., kamu ini benar-benar anak Bapak dan Ibu”. Baca pos ini lebih lanjut

MENJADIKAN PUASA SEBAGAI JALAN UNTUK MENUJU KELUARGA YANG SAKINAH, MAWADAH, WARAHMAH

Tidak terasa, hari ini, sudah menginjak hari ke 4 bulan puasa di tahun 1433 H (25 Juli 2012). Puasa adalah salah satunya sebagai jalan untuk mer-refresh ketaatan tiap Muslim pada Sang Khaliq, Allah SWT. Salah satu momentum yang baik untuk me-refresh kesadaran-kesadaran Muslim, untuk kembali menata keluarganya masing-masing, menuju keluarga yang SAKINAH, MAWADDAH, WARAHMAH. Atau kalau menurut trend masa kini, sering disingkat dengan “keluarga SAMARA”.

 

Sebenarnya terdapat beberapa hal yang perludiingat kembali, sebagai upaya untuk menuju keluarga SAKINAH, MAWADAH, WARAHMAH, yaitu terletak pada: Baca pos ini lebih lanjut

BENARKAH PUASA SUDAH MENYEHATKAN MUSLIMIN INDONESIA?

Bulan puasa pasti datang tiap tahun, dan beragam teori tentang puasa yang menyehatkan pun telah terukir di berbagai buku. Tapi pertanyaannya,apakah sudah bisa dicapai efek sehat dari adanya puasa itu? Pertanyaan ini cakupannya jangan jauh-jauh, untuk orang Indonesia saja.

Kalau diamati, ‘sehat’ yang dikandung oleh kegiatan puasa dan bulan puasa itu, tidak hanya ‘sehat’ lahir saja; tapi sehat batin. Tidak saja sehat individu yang melakukannya, tapi juga mnyehatkan bagi individu sekitarnya; dan an yang tak kalah penting, tidak hanya menyehatkan bagi badan (jasmani dan rohani), tapi juga menyehatkan segala sesuatu yang ada di luar badan. Apa saja “sehat segala Baca pos ini lebih lanjut

SURAT DARI SEORANG ISTRI UNTUK SUAMINYA

Sebenarnya, tulisan ini ku peroleh dari facebook, dan dinilai layak untuk bahan pelajaran, maka saya tempelkan di lapak saya, dengan harapan menambah pemahaman.
Penulis di facebook adalah: Dyah Ratri Dityani
tulisannya adalah sebagai berikut:
—————————————————-
SURAT DARI SEORANG ISTRI UNTUK SUAMINYA :

Assalammualaikum warohmatullohi wa barokatuh
Suamiku yang aku cintai, imamku, penyejuk hatiku…
Suamiku…
tak terasa waktu begitu cepat berlalu
namun tak hentinya aku mencintaimu

Suamiku…
Beratnya rintangan yang kau hadapi untuk sampai padaku
membuatku ingin selalu menjagamu

Wahai surga dan nerakaku…
Janganlah kau berharap kesempurnaan dariku
karena hanya kekuranganku yang akan tampak di matamu

Semoga cinta ini selamanya,

Wahai kekasihku..
Jangan kau berburuk sangka padaku
saat goresan tinta penuh cinta menari untukmu
karna ini adalah ungkapan isi hatiku

Wahai imamku, Menikahlah..!!!
Kau diciptakan untuk memimpin 4 orang wanita
Jangan kau lemah wahai suamiku
Sesungguhnya ALLAH bersama kita

Wahai suamiku
Tidakkah sakit hatimu
ketika para gadis,
ketika wanita muslimah,
tersedu-sedu menangis di dalam kamarnya, menunggu pinanganmu

Tidakkah sakit hatimu, wahai suamiku
ketika bertambah umur mereka
namun, tak jua datang lelaki meminangnya

Tidakkah sakit hatimu, wahai suamiku
ketika datang kepada mereka
srigala2 busuk yang hendak merobek kehormatannya

Suamiku..
Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita
kau adalah pemimpinku dan InsyaALLAH
pemimpin tiga orang maduku

Suamiku..
Akan tiba masanya, dimana tanganmu tak lagi membelai rambutku
Akan tiba masanya, dimana senyummu tak lagi menyapa hariku
Akan tiba masanya, dimana candamu tak lagi menghapus sedihku
Saat itu aku akan sadar, bahwa kau adalah titipan Penciptaku

Suamiku..
Berjanjilah engkau akan berusaha ADIL
terhadap aku dan InsyaALLAH
tiga orang maduku

Suamiku..
Surga adalah tujuan
Tujuan sejak Bahtera ini berlayar
Jangan kau lupa suamiku,
Bertaqwalah kepada ALLAH
dan Berlaku ADIL lah

Duhai surga dan nerakaku…
Menikahlah, karena Rosul pun menikah

Duhai pangeranku…
Menikahlah, karena Rosul bangga dengan umatnya yang banyak

Mudah-mudahan ALLAH meridhoimu suamiku…
Luruskan Niatmu, dan bertaqwalah kepada NYA

Suamiku..
Aku ingin engkau ridho kepadaku
dan mudah-mudahan dengan itu ALLAH pun Ridho kepadaku, Aamiin

Kiranya cukup sekian ungkapan hati Istrimu
Maafkan aku atas segala kekuranganku

Istrimu
Ditulis dengan tinta penuh cinta, ditemani tangis gerimis saat senja yang manja

Unlike ·  · Share · 5 minutes ago ·

——————————————————————–

 

 

Semoga bermanfaat.. 🙂

ILMU DALAM PANDANGAN ISLAM

Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11)

Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah)

 Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami)
 Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim).

“Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari).

Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh sampai dia kembali (Shahih Tirmidzi)

Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)

Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari )

Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )

Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah)

Duduk bersama para ulama adalah ibadah. (HR. Ad-Dailami)

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352)

Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi saw bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang laki-laki yang diberi harta oleh Allah lalu harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang laki-laki diberi hikmah oleh Allah di mana ia memutuskan perkara dan mengajar dengannya.(Bukhari)

Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi)

Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak mengatakan ,”Alif,lam,mim” satu huruf , tetapi alif satu huruf , lam satu huruf , dan mim satu huruf,(HR Bukhori)

Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus. (Shahih Muslim No.4232)

Abu Musa mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Perumpamaan apa yang diutuskan Allah kepadaku yakni petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan lebat yang mengenai tanah. Dari tanah itu ada yang gembur yang dapat menerima air (dan dalam riwayat yang mu’allaq disebutkan bahwa di antaranya ada bagian yang dapat menerima air), lalu tumbuhlah rerumputan yang banyak. Daripadanya ada yang keras dapat menahan air dan dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada manusia lalu mereka minum, menyiram, dan bertani. Air hujan itu mengenai kelompok lain yaitu tanah licin, tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Demikian itu perumpamaan orang yang pandai tentang agama Allah dan apa yang diutuskan kepadaku bermanfaat baginya. Ia pandai dan mengajar. Juga perumpamaan orang yang tidak menghiraukan hal itu, dan ia tidak mau menerima petunjuk Allah yang saya diutus dengannya.” (Bukhari)

Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud)

Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi)

Apabila kamu melihat seorang ulama bergaul erat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia adalah pencuri. (HR. Ad-Dailami)

Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih).

Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im).

Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani).

“Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina”
* Telah berkata al-Baihaqy di kitabnya al-Madkhal (hal. 242) dan di kitabnya Syu’abul Iman (4/291 dan ini lafadznya), “Hadits ini matannya masyhur sedangkan isnadnya dla’if. Dan telah diriwayatkan dari beberapa jalan (sanad) yang semuanya dla’if.”

Wallahu a’lam.

Sumber tulisan, klik di sini, dengan beberapa perubahan.

TERJEMAHAN KITAB BARZANJI

Ketika itu, saya sengaja jalan-jalan ke sebuah mushola, yang jamaahnya biasanya hanya TKI, dan alhamdulillah menemukan oleh-oleh, yaitu KITAB BARZANJI yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu oleh Alim Ulama Malaysia. Sampai saat ini saya belum pernah menemukan buku Baca pos ini lebih lanjut

SEJARAH MASJID NABAWI

English: Inside Al-Masjid al-Nabawi

English: Inside Al-Masjid al-Nabawi (Photo credit: Wikipedia)

Diketahui bahwa terdapat 3 masjid yang diagungkan oleh Nabi Muhammad SAW:

1.Masjid Al-Aqso,

2.Masjid Al-Haram, dan

3.Masjid Nabawi.

Jika kita mengacu pada sejarah, maka kita akan dihadapkan dengan ‘tarikh’, atau ‘waktu’. Waktu atau penanggalan di bulan Hijriyah, penggantian tanggalnya Baca pos ini lebih lanjut

APAKAH BUMI ITU DIHANCURKAN KETIKA KIAMAT?

The Earth seen from Apollo 17.

Bumi dilihat dari Apollo 17. (sumber foto: Wikipedia)

Mungkin ini merupakan pertanyaan sepele, yang mana setiap umat Muslim kadang bertanya-tanya, atau bahkan sudah berkeyakinan, bahwa hari kiamat itu adalah “hari kehancuran”; semuanya hancur. Kemudian timbul pertanyaan, “apakah semuanya hancur, termasuk bumi juga?”. Pertanyaan itu ternyata kalau ditelaah dalam al-quran, terdapat jawaban, bahwa bumi itu hanyalah Baca pos ini lebih lanjut

Waktu

Ketika ku berjalan, memasuki musholanya para karyawan pabrik kayu lapis, yang terletak di Bintulu, Sarawak, Malaysia, ku sempatkan diri untuk mencari bahan bacaan di dalam mushola itu. Karena, ku yakini, biasanya di dalam mushola itu suka ada bacaan entah itu berupa buku yang udah lecek-lusuh, ataupun dari selebaran yang biasa diedar tiap Jum’at. Begitu juga dengan kondisi ketika menemukan tulisan ini. Tulisan ini ku temukan di laci Mushola, dan tampaknya bahan bacaan yang telah lama diedarkan. Ku coba Baca pos ini lebih lanjut

Mampir Dulu ke Masjid.. :)

Bismillah.., ku berangkat..

Hari itu, ku menyengajakan diri untuk mampir ke Masjid di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Nama masjidnya Cut Mutia. Atau biasa disingkat “MCM”, Masjid Cut Mutia.

Ternyata, di dalam masjid itu terdapat pengajian, dengan ustadz yang berwajah berseri-seri, penuh optimis. Keadaan itu Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: